Juli 25, 2021

BERITABOLA

NEXONBET SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA INDONESIA DAN INFO SEPUTAR AYAM ADUAN INDOFILIPIN NEXONBET.COM

Dibunuh Ayam Aduan di Lokasi Sabung Ilegal, Polisi Tewas

Nexonbet.com – Nasib naas menimpa seorang polisi yang sedang bertugas.

menurut informasi yang ada, polisi tersebut bertugas untuk memberantas Sabung ayam ilegal.

oknum polisi yang awal nya berniat untuk membubarkan sabung ayam ilegal tersebut justru terluka.

hingga akhirnya tewas akibat ayam aduan tersebut.

awalnya polisi tersebut berniat membubarkan sabung ayam (judi ayam) ilegal tersebut.

Penyebab tak lain karna taji yang terpasang pisau di bagian si ayam jago tersbut.

Diketahui peristiwa tragis tersebut terjadi di provinsi samar utara, filipina.

Sementara itu, petugas kepolisian yang menjadi korban adalah Letnan. Christine Bolok,

Letnan. Christine Bolok meninggal akibat luka sayatan di bagian pahanya akibat pisau yang terpasang di kaki ayam terlepas

Taji adalah pisau baja atau semacam silet yang biasa di pasang di bagian kaki ayam aduan.

tujuanya tak lain untuk melukai ayam lawan mainnya.

seperti dilansir dari BBC via Tribunnewsmaker Grebek sabung ayam ilegal, seorang polisi malah terbunuh seekor ayam aduan, ini kronologinya.

Kronologi bermula saat petugas kepolisian berusaha membubarkan acara sabung ayam ilegal di Provinsi Samar Utara, Filipina

Namun saat berusaha membubarkan, Letnan Bolok justru tersayat taji ayam.

Sebenarnya selama pandemi Covid-19, pemerintah Filipina telah mengelurakan kebijakan untuk melarang kegiatan sabung ayam.

Menurut kantor berita pemerintah The Philippine News Agency (PNA), sebelum pandemi virus corona, sabung ayam hanya diperbolehkan di ruang khusus yang berlisensi.

Serta hanya boleh dilakukan pada Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal, yang berlangsung maksimal 3 hari.

Kepala polisi provinsi Kolonel Arnel Apud mengatakan kepada kantor berita AFP menyayangkan kecelakaan yang dialami Bolok.

Ia pun tak bisa menjelaskan lebih lanjut terkait nasib tragis yang dialami anggotanya.

“Saya tidak percaya ketika pertama kali mendapatkan laporannya.

Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun saya sebagai polisi saya kehilangan seorang pria karena taji ayam aduan,” ujar Apud.

Arnel juga mengirimkan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

Dari penggerebekan sabung ayam ilegal tersebut, tiga orang berhasil ditangkap pihak kepolisian.

Adapun sebanyak tujuh ayam jago aduan, dua set taji dan uang 550 Peso Filipina (Rp 166.466) disita sebagai alat bukti.

Sementara itu, polisi masih mengejar 3 pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri dan kini masih buron.

Sabung ayam sangat populer di Filipina, biasanya menarik banyak orang yang bertaruh pada hasil perkelahian antar ayam itu. (*)

Sumber : Nexonbet.com
Editor : DSH